Kota Bandung Kondusivitas Jelang Pesta Demokrasi dan Pemilu 2024

sorotbanding.com

Seluruh jajaran Forkopimda Kota Bandung berkoordinasi dalam Gebyar Forkopimda Kota Bandung 2023 untuk menjaga keamanan dan kondusivitas jelang Natal dan tahun baru (Nataru).

Menurut Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, meski kini ada peningkatan angka Covid-19 di Kota Bandung, perayaan Nataru akan terus dikawal agar tetap berjalan dengan khidmat.

“Kita imbau agar masyarakat tetap jaga kesehatan, jika ada yang sakit harap pakai masker. Kurangi kerumunan juga, meski kita tahu Bandung merupakan kota tujuan wisata, kerumunan pasti akan terjadi. Bukan berarti ada pelarangan, tapi hanya mengurangi untuk mencegah penyebaran Covid-19,” jelas Bambang, pada pres konferensinya, Rabu 13 hari yang lalu di depan aula Hotel Horizon jl. lingkar Selatan, Bandung

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait pelaksanaan Nataru.

“Daerah belum bisa mengambil kebijakan sendiri. Jadi, kami hanya bisa mengimbau masyarakat untuk menegakkan kembali protokol kesehatan. Varian jenis virus Covid-19 yang baru ini tidak terlalu berbahaya. Tapi perlu diwaspadai untuk lansia dan komorbid,” lanjutnya. permasalahan yang paling signifikan yaitu bagaimana mengatasi sampah-sampah yang ada setelah tiga perayaan hari bersejarah serentak di setiap negara. Penyediaan Dumtruck akan segera diantisipasi disesuaikan dengan kebutuhan selama Nataru berlangsung dan sesudahnya sesuai dengan yang diperkirakan menurut PJ Walikota kepada kami. Begitupun pada waktu Pemilu 14 Februari 2024 nanti berlangsung. Segenap masyarakat akan ikut melaksanakan Pemilu diharapkan akan menjadi Bandung yang Unggul, Tertib, Aman dan Santun.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono memaparkan, pada pengamanan Nataru melalui Operasi Lilin pihaknya telah menempatkan pasukannya di beberapa titik lokasi.

“Ada 151 gereja yang ada di Kota Bandung. Kami sudah menempatkan anggota kami. 15 pospam dan 15 pos pelayanan terpadu untuk pengamanan Natal dan malam tahun baru,” papar Budi.

Ia menambahkan, untuk pengamanan malam tahun baru akan berfokus di tempat keramaian Kota Bandung. Sebab Kota Bandung merupakan destinasi wisata. Saat ini sudah banyak hotel dan tempat wisata yang penuh. 

“Mari kita berikan rasa aman kepada para tamu yang datang di Kota Bandung. Kami juga terus berkoordinasi dengan stakeholder lain untuk menjaga kondusivitas Nataru hingga pesta demokrasi pada Februari mendatang,” ungkapnya.

Kemudian, pada Gebyar Forkopimda kali ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, Bambang Sukardi mengatakan, selain untuk Nataru, koordinasi bersama seluruh Forkopimda juga dilakukan untuk menjaga kondusivitas pemilu 2024.

“Sebanyak 250 orang peserta hadir pada kesempatan hari ini. Kita bersama-sama meningkatkan toleransi dan stabilitas keamanan di Kota Bandung, meningkatkan penangan konflik sosial, dan koordinasi pelaksanaan tugas antar instansi pemerintah,” kata Bambang.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0618/BS Kota Bandung, Kolonel Inf Donny I. Bainuri mengaku akan terus bersinergi dan membantu Pemkot Bandung dalam menciptakan Kota Bandung kondusif.

“Kita juga turut berperan membantu Pemkot Bandung dalam hal penanganan sampah, stunting, kemiskinan, penertiban PKL, dan secara umum menjaga kondusivitas,” tutur Donny.

Ia menambahkan, sesuai dengan tema Gebyar Forkopimda tahun ini yakni Bandung Unggul, Tertib, Aman, dan Santun, menurut Donny kondusivitas akan bisa terjadi jika semua pihak memulainya dengan santun.

“Berangkat dari santun, kita bisa jadi unggul, aman, dan tertib. Kita harus menjaga sopan santun atau adat istiadat di mana tempat kita berpijak. Terutama di musim politik seperti ini, harus terus kita jaga dan rumuskan mengenai pola pengamanannya bersama perangkat wilayah setempat,” ucapnya

Sementara diakhir kegiatan kami, dari sorotbandung.com berhasil mewawancarai salah satu Tokoh Masyarakat yang saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Gelora DPD Jawa Barat, Tekun Abdulkarim Nata MIdjaja. Beliau mengatakan bahwa,”pada akhir tahun ini semua unsur Forkopimda yaitu Kesbangpol, beserta OPD, Polrestabes, Dandim, dan seluruh Elemen Tokoh Masyarakat, Ormas, dari Ketua DPRD Kota, dan lain-lain, seperti yang telah hadir tadi menyatukan semangat NATARU dan bersama-sama kita ciptakan situasi dan kondisi menjelang Pemilihan Umum 14 Februari 2024, nanti di lingkungan Kota Bandung untuk selalu aman dan kondusif selama Kegiatan Pemilu berlangsung”, ungkap Tekun Abdulkarim Nata MIdjaja, kepada Mitra Jabar.

“Dimana-mana memang saya sering lihat, dari Babinkantib maupun Polri selalu menjaga setiap perempatan jalan protokol atau jalan-jalan yang rawan yang sering dilalui oleh kendaraan-kendaraan besar. Artinya mereka telah siap sedia menciptakan situasi yang aman karena bukan tidak mungkin segala sesuatu bisa terjadi selama Natal dan tahun baru semua orang berpesta pora, ber-GELORA merayakan pergantian Tahun 2023 – 2024. Apalagi tidak henti-hentinya kesibukan masyarakat menghadapi Pemilu 2024. Deg-degan, siapa yang nanti akan menjadi orang nomer satu di Indonesia”, jelas Tekun

Wawancara
Reporter : ywinda

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *